Tangis Haru Warnai Malam Pelepasan Mahasiswa PPG FKIP Unsyiah 2018

Sebanyak 156 orang mahasiswa PPG FKIP Unsyiah yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dilepas secara simbolis oleh Wakil Rektor I Unsyiah bertempat di Auditorium FKIP Unsyiah (Rabu, 19 /12/2018). Selama satu tahun mengikuti Program PPG mahasiswa telah melaksanakan berbagai rangkaiankegiatan yang bertujuan untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan diri untuk menjadi guru professional yang sejalan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang melalui program Lokakarya, Praktek Kerja Lapangan (PPL), Pelatihan Pengembangan Diri hingga Uji Kinerja di sekolah mitra serta Uji Kompetensi Pengetahuan.

Acara Pelepasan Mahasiswa PPG FKIP Unsyiah ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Marwan, Dekan FKIP Unsyiah, Prof. Dr. Djufri, M.Si, Ketua PPG FKIP Unsyiah, Dr. Samingan, M.Si., para dosen dan undangan serta mahasiswa PPG SM-3T Angkatan VI dan PPG Prajabatan Bersubsidi Gelombang I , II dan III yang terbagi dalam tujuh program studi, yakni Teknik Kimia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek), Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Acara diawali dengan penyampaian kesan dan pesan oleh salah satu perwakilan Mahasiswa PPG FKIP Unsyiah yakni Satria Irawansyah yang berasal dari Nusa Tenggara Barat. Menurutnya selama mengikuti Program PPG di Unsyiah banyak sekali ilmu yang didapatkan baik itu dari ilmu pendidikan akademik, pengembangan diri serta bimbingan kerohanian. “Terimakasih kepada LPTK Unsyiah beserta seluruh pihak terkait yang telah memberi kesempatan kepada kami untuk mengikuti semua rangkaian kegiatan pembelajaran dan pelatihan di LPTK ini yang tidak lain yaitu untuk menjadi Guru Profesional. Kami meninggalkan rumah dan keluarga yang hangat untuk menimba ilmu disini , namun Unsyiah sudah seperti rumah bagi kami dengan ikatan kekeluargaan yang tercipta” Ungkapnya.

Ketua Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) FKIP Unsyiah,Dr. Samingan, M.Si. dalam laporannya beliau berharap agar para mahasiswa dapat terus mengembangkan diri agar kelak di masa yang akan datang dapat menjadi guru yang profesional dan sukses. “ Semoga sukses untuk semua mahasiswa dan salam hormat kami untuk keluarga” ungkapnya. Kemudian pada kesempatan ini Wakil Rektor I Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Marwan dalam kata sambutannya juga manyampaikan “Harapan kami jadilah guru yang professional dan berkarakter, karena guru akan menjadi contoh bagi murid. Salah satu tujuan pendidikan bukan hanya menjadikan seseorang menjadi pintar tapi juga berkarakter dan berakhlak mulia”.

Suasana seketika menjadi haru ketika para tamu undangan yang hadir disuguhi dengan pembacaan puisi perpisahan oleh Arfan Latif, Mahasiswa PPG FKIP Unsyiah asal Makassar. Bagaimana tidak, kata yang tersusun dalam puisi tersebut bermakna sangat dalam. Menceritakan tentang kehidupan berasrama mahasiswa PPG FKIP Unsyiah selama ini, tentang persahabatan yang terjalin, rasa kekeluargaan yang telah terbangun, tak dapat dielak lagi jika ada beberapa mahasiswa yang sesenggukan menangis lantaran tersentuh mengingat suka duka yang telah mereka rasakan selama program ini berlangsung.

Suasana haru yang tadi begitu terasa tergantikan dengan meriah nya teriakan mahasiswa di ruangan tersebut dengan kehadiran Bintang tamu yang sangat ditunggu-tunggu . Acara perpisahan dan pelepasan mahasiswa PPG FKIP Unsyiah tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena kehadiran Guest Star yang satu ini. Ya! ‘Rialdoni’ duo artis Aceh yang sedang naik daun ini sangat digandrungi karena lagu lagu hits mereka yang booming dan easy listening. Para tamu undangan pun terbawa suasana dan bernyanyi bersama.

Penampilan berikutnya sangat mengundang gelak tawa, persembahan Puisi Berantai yang disampaikan oleh Sadri Agussalim dan kawan kawan sukses menjadi moodbooster pada malam itu.

Acara malam itu ditutup dengan lagu perpisahan yang dinyanyikan dengan begitu mendalam diiringi tampilan slide foto dan video kenangan selama masa Program Pendidikan Profesi Guru ini berlangsung. Para tamu undangan mulai bersalam-salaman bersama, mengucapkan kata-kata perpisahan. Isak tangis pun mulai memenuhi ruangan Auditorium FKIP Unsyiah. Namun ini bukan lah akhir dari perjuangan, melainkan titik awal bagi setiap mahasiswa lulusan PPG FKIP Unsyiah untuk berjuang dan menjadi guru professional. Perjuangan yang selama ini dijalani, persahabatan dan kekeluargaan yang terjalin tidak perduli jarak dan waktu yang menghalangi itu semua akan tetap kekal dalam ingatan. Walaupun seluruh mahasiswa kembali ke “Rumah” dan terpencar ke berbagai daerah di Indonesia, ingatlah bahwa Aceh pernah menjadi “Rumah”. Rumah kita, sebagai keluarga.[Aj]



Kontributor: Zamharira Kasturi

Galeri

Bagikan Berita ini

Berita Lainnya