Merajut Kebhinekaan Melalui Seni Lintas Budaya

Sabtu malam (18/8), para mahasiswa PPG Universitas Syiah Kuala mengadakan acara pentas seni lintas budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia. Acara tersebut dilaksanakan di Aula Asrama Kompas Universitas Syiah Kuala, Kopelma Darussalam. Para mahasiswa PPG dari enam program studi, yaitu Teknik Kimia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek), Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Bahasa Indonesia mempersiapkan acara ini dengan sangat baik. Mereka tidak hanya menjadi panitia, tetapi juga menjadi peserta yang turut menampilkan pertunjukan seni dari daerahnya masing-masing.

Acara dibuka dengan Tari Ranup Lampuan yang berasal dari Aceh, lalu diikuti dengan Tari Nusantara yang merupakan tari kreasi dan kolaborasi tarian dari beberapa daerah, yakni Aceh, Melayu, Padang, Betawi, dan Papua. Ketua Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Unsyiah, Dr. Samingan, M.Si., turut hadir dan memberikan kata-kata sambutan. Beliau sangat mengapresiasi acara pentas seni ini. “Dengan adanya kegiatan lintas budaya seperti ini kita bisa saling mengenal budaya dan memperkuat tali persaudaraan di antara kita.” Ungkap beliau.

Mahasiswa pendidikan bahasa Indonesia yang baru menjalani PPG selama beberapa minggu membuka acara informal dengan menampilkan teatrikal puisi “Masih Merdekakah Kau Indonesia” karya M. Raudah Jambak. Penampilan seni dalam acara pensi kali ini benar-benar mengusung kebinekaan. Setiap perwakilan daerah menampilkan seni daerahnya. Ada Tari Gayo dari mahasiswa PPG Teknik Kimia, Tari Tulolonna dari mahasiswa asal Makassar, Tari Tak Tong Tong dari mahasiswa asal Padang, paduan suara dari mahasiswa asal Semarang, puisi berantai, gurukustik, dan ditutup dengan Tari Likok Pulo dari mahasiswa asal Aceh.

“Ini kegiatan yang rutin setiap tahunnya ada di program PPG. Kali ini dibuat bertepatan dengan momen17 Agustus dan bertujuan untuk meningkatkan kekompakan teman-teman yang berasal dari berbagai daerah.” Ungkap ketua panitia, Rizki Nurul Ridha. Ia juga berharap semoga melalui acara pensi tersebut semua mahasiswa lebih mengenal berbagai macam kebudayaan, tidak hanya dari Aceh.



Kotributor: Ernita Handayani

Galeri

Bagikan Berita ini

Berita Lainnya