Mengelola Perubahan di Sekolah Melalui Manajemen Organisasi Sekolah

Pada hari Sabtu, 23 Maret 2019, sebanyak 24 mahasiswa PPG Prajabatan Bersubsidi Pendidikan Bahasa Indonesia mengikuti Pelatihan Manajemen Organisasi Sekolah yang diadakan oleh PPG Unsyiah bekerja sama dengan SMP Negeri 1 Banda Aceh. Seminar pelatihan ini menghadirkan dua pembicara sekaligus, yaitu Ibu Syarifah Nargis, S.Ag. dan Ibu Azmaniar, S.Pd. Mereka berdua adalah sosok pendidik yang berpengalaman dalam bidang manajemen organisasi yang ada di sekolahnya lebih dari satu dekade.

Pengalaman dalam mengurus manajemen sekolah dibuktikan langsung oleh Ibu Syarifah tentang bagaimana beliau bangkit dari kejatuhan yang dialaminya saat bencana tsunami 2004 meluluhlantakkan Aceh termasuk sekolah tempat beliau mengabdi, SMP Negeri 1 Banda Aceh. Lebih dari setengah jumlah peserta didik di sekolah itu meninggal dunia akibat bencana tsunami tidak terkecuali guru-guru di sana. Bangunan sekolah tersebut hancur dan banyak arsip-arsip sekolah yang hilang.

Di saat itulah, Bu Syarifah beserta rekan guru yang selamat dari bencana memulai kembali membangun manajemen organisasi di sekolahnya hingga bisa bangkit dan menjadi salah satu sekolah favorit dengan segala aktivitas OSIS yang sangat aktif dalam mengampanyekan program-program edukasi dan ekstrakurikuler. Pada masa kepengurusan beliau di tahun 2012, SMP Negeri 1 Banda Aceh pernah mendapat penghargaan Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai wujud apresiasinya karena telah menjalanlan program sekolah hijau yang peduli lingkungan.

Pada pelatihan ini pula, para mahasiswa dibekali seluk-beluk tentang sejarah pembentukan OSIS di Indonesia dan bagaimana menjalankan sebuah program edukasi dan ekstrakurikuler di sekolah nantinya agar berjalan dengan baik. Sebagian dari mereka sudah pernah sebelumnya memiliki pengalaman organisasi sekolah saat masih duduk di bangku SMP dan SMA sehingga tidak terlalu sulit saat diberikan tugas untuk membuat program kerja OSIS.

Novita Sari Bunga Berutu, salah seorang mahasiswa dalam pelatihan ini mengungkapkan harapannya, ia ingin menerapkan progam sekolah hijau di tempat ia mengajar nanti. Selain bisa membentuk para peserta didik mencintai kebersihan, sekolah yang menerapkan program peduli lingkungan juga bisa berpeluang mendapat penghargaan Adiwiyata seperti SMP Negeri 1 Banda Aceh.

Dengan mengikuti serangkaian kegiatan pelatihan ini, para mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang memadai dalam membentuk manajemen organasasi yang baik di sekolah nantinya. “Kami sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan manajemen organisasi sekolah. Pelatihan ini sangat penting bagi kami sebagai calon guru profesional yang perlu paham bagaimana menempatkan diri sebagai sosok yg akan menjalankan, mengatur, atau bahkan membina organisasi sekolah dalam kapasitas yang lebih luas. Selain itu, pelatihan ini juga dapat menunjang kompetensi kepribadian dan sosial kami.” Ungkap Ernita Handayani, salah satu mahasiswa yang sangat antusias mengikuti pelatihan ini.

Kontributor : Nur Arief Sanjaya, S.S.

Galeri

Bagikan Berita ini

Berita Lainnya