​Mahasiswa PPG FKIP Unsyiah, Belajar Wawasan Kebangsaan dari Kolonel Sekaligus Doktor di bidang Pendidikan Agama Islam

Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK),PPG FKIP Unsyiah sukses mengadakan Seminar Wawasan Kebangsaan pada Sabtu, 16 Maret 2019 di Aula Asrama Mahasiswa Unsyiah. Dalam seminar tersebut, panitia menghadirkan pemateri dari Kodam Iskandar Muda, Kolonel Caj. Dr. Ahmad Husein, M.A. Kegiatan ini dilakukan untuk membekali mahasiswa PPG Prajabatan Bersubsidi Bahasa Indonesia tentang wawasan kebangsaan.

Seminar ini berlagsung dengan baik dan para peserta juga terlihat sangat antusias menyimak paparan yang diberikan oleh Kolonel Caj. Dr. Ahmad Husein, M.A. Salah satu panitia mengatakan bahwa seminar ini dilaksanakan karena peserta diharapkan dapat memahami materi tentang wawasan kebangsaan yang sangat penting untuk dikuasi olehcalon guru profesional.

“Dengan adanya seminar ini, kami sebagai mahasiswa PPG sekaligus calon guru profesional di masa mendatang dapat mengetahui tentang pulau-pulau di Indonesia yang ternyata jumlahnya mencapai 17.504 pulau dan dari jumlah tersebut ada 9.634 pulau yang belum ada namanya. Hal inilah yang membuat Indonesia memiliki potensi besar untuk dijadikan sasaran penjajahan oleh negara lain. Indonesia ini diibaratkan seperti anak gadis yang menjadi rebutan banyak orang. Selain itu,kami juga mengetahui tentang ancaman-ancaman yang dihadapi Indonesia dari dalam dan luar negeri. Oh, ternyata kita tidak lagi berperang secara fisik tetapi kini kita berperang secara mental seperti proxywar. Dari seminar ini, kami juga bisa tahu bahwa guru memiliki peran yang besar dalam membangun benteng pertahanan masa depan yaitu dengan mencetak generasi masa depan yang siap menghadapi segala jenis ancaman tadi.” Kata Reny Anastasya yang merupakan mahasiswa PPG Prajabatan Bersubsidi Bahasa Indonesia yang berasal dari Medan.

Dalam seminar tersebut Kolonel Caj. Dr. Ahmad Husein, M.A. mengatakan bahwa seorang mahasiwa dan calon guru profesional harus memiliki semangat kebangsaan yang tinggi, sikap cinta tanah air, rasa gotong-royong harus terus dilesatrikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai seorang guru, mahasiswa PPG Pendidikan Bahasa Indonesia Unsyiah diharapkan mampu menolak segala bentuk tindakan yang bertujuan untuk memecah-belah Negara Kesatuan Repubrik Indonesia dan paham yang melenceng dari Ideologi Pancasila. Hal ini terlihat dari beberapa video yang sempat diputar selama seminar berlangsung.

Salah seorang mahasiswa PPG Prajabatan Bersubsidi Bahasa Indonesia, Raudhatul Fitri mengungkapkan bahwa seminar hari ini sangat menarik apalagi pematerinya adalah seorang Kolonel dan seorang doktor di bidang Pendidikan Agama Islam. Hal ini memberikan penguatan tersendiri bagi saya khususnya, tentang apa yang selama ini sering kita dengar yaitu rasa kebangsaan dan agama sering kali dibenturkan atau dianggap saling bertentangan. Akibatnya, banyak orang yang tidak mau mencintai tanah airnya atau sebaliknya justru tidak mau menjadi pemeluk agama yang baik.Kolonel Caj. Dr. Ahmad Husein, M.A. benar-benar telah membuktikan bahwa rasa cinta kepada tanah air dan rasa kebangsaan tidak pernah saling bertentangan karena beliauadalah orang yang mendalami dua hal sekaligus yaitu TNI dan seorang doktor di bidang pendidikan agama Islam.

Kontributor: Raudhatul Fitri, S.Pd.

Galeri

Bagikan Berita ini

Berita Lainnya