​Isra Mi’raj, Upaya Pembenahan Karakter dan Mental Guru Muda Profesional

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad SWT) pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”(Q.S Al-Isra:1)

Ayat diatas menggambarkan kemahakuasaan Allah SWT kepada umat manusia. Allah SWT yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad SAW) dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina hanya dalam waktu 1 malam. Tentu kejadian ini tidak dapat diterima oleh akal sehat manusia, mengingat jarak antara Mekkah dan Palestina adalah ±1350 Km. Terlebih lagi perjalanan tersebut dilanjutkan menuju ke Sidratul Muntaha, yang terjadi pada malam itu juga. Peristiwa ini dikenal sebagai Isra’ Mi'raj yang bertepatan pada tanggal 27 Rajab, yang merupakan salah satu hari besar yang dirayakan umat Islam tiap tahunnya.

Mahasiswa PPG Unsyiah memperingati momentum Isra' Mi'raj (Minggu, 15/4/2018) dengan tema “Mewujudkan karakter guru professional dan religius melalui momentum Isra’ Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1439 H.” Acara yang diprakarsai oleh Divisi Kerohanian PPG Unsyiah ini diisi dengan Tausyiah Keagamaan oleh Ustadz Husni Suwardy. Dalam tausyiahnya, beliau tidak hanya berbicara tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW pada Isra’ Mi’raj, namun beliau juga mengaitkan dengan pembenahan karakter dan mental para guru muda PPG Unsyiah. “Menjadi seorang guru dibutuhkan mental yang kuat dan keberanian yang besar dalam menjalankan tugasnya agar dapat menjadi guru yang profesional” ujar Ustadz Husni Suardy dalam tausyiahnya. Di akhir tausyiah, beliau juga berpesan agar guru sebagai orang yang digugu dan ditiru, dapat menjadi panutan yang bermental kuat bagi murid-muridnya kelak.

Sebelumnya, panitia pada acara Isra’ Mi’raj telah melaksanakan sebuah event perlombaan Ranking 1 pada minggu pagi di lapangan Asrama PPG Unsyiah. Perlombaan yang diikuti oleh 35 mahasiswa yang merupakan perwakilan 7 kelas dari 5 prodi ini berlangsung meriah. Seluruh mahasiswa turut berpartisipasi dengan memberikan support untuk menyemangati teman – teman mereka yang mengikuti lomba. Arie Nugraha selaku ketua panitia mengatakan bahwa acara perlombaan ranking 1 ini sangat penting, selain bertujuan untuk memeriahkan peringatan Isra’ Mi’raj, namun juga untuk mereview kembali ilmu tentang agama yang sudah pernah dipelajari sebelumnya serta menambah pengetahuan-pengetahuan keislaman yang dimiliki calon guru professional. Lomba ini dimenangkan oleh Iffat Nazila, mahasiswa PPG SM3T prodi Matematika yang membuat bangga seluruh mahasiswa prodi Matematika saat itu.


Kontributor : Zamharira Kasturi, S.Pd.



Galeri

Bagikan Berita ini

Berita Lainnya