Dosen FKIP Unsyiah Ikuti Bimtek Hybrid Learning

Sebanyak 35 peserta mengikuti Bimbingan Teknis Hybrid Learning Program PPG Dalam Jabatan Tahun 2018. Kegiatan ini diadakan di Laboratorium Komputer Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (Kamis 31/5/2018) . Kegiatan Bimtek tersebut berlangsung selama dua hari ini dikhususkan bagi dosen-dosen Prodi Bahasa Inggris dan Olahraga dalam rangka mempersiapkan dan melaksanakan pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) yang dipandu oleh dua pemateri dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan yaitu Unik Ambar Wati, M.Pd. (UNY) dan Januar (Brainmatics).

Bimtek ini dibuka oleh Dr. M. Hasan, M.Si. selaku Wakil Dekan I FKIP Unsyiah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program PPG Bersubsidi dalam jabatan tahun 2018 merupakan konsep pembelajaran yang efektif dan efisien melalui sebuah System Hybrid Learning (pembelajaran dalam jaringan) yang relevan dengan perkembangan era industri 4.0. Maka dari itu, dalam rangka mewujudkan program ini perlu dibekali pemahaman kepada dosen pemangku mata kuliah daring dengan harapan mampu menambah kecakapan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.

Samingan, selaku ketua program penyelenggara menyampaikan, “Kegiatan bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas para dosen dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan System Hybrid Learning di PPG FKIP Unsyiah, sehingga dapat meningkatkan mutu pembelajaran PPG Dalam Jabatan yang berdampak pada kualitas lulusan calon guru dalam jabatan. Beliau menjelaskan pelaksanaan PPG Dalam Jabatan dilaksanakan dalam 1 (satu) semester dimana dalam 3 (tiga) bulan pertama mahasiswa PPG (Daljab) mengikuti pendalaman materi model hybrid learning dengan SPADA dan ID-REN dengan bobot 10 SKS, kemudian selama 5 (lima) minggu mengikuti lokakarya dan peerteaching di LPTK dengan bobot 8 (delapan) SKS, setelah itu melakukan PPL selama 3 (tiga) minggu di sekolah dengan bobot 6 (enam) SKS. Sebagai langkah awal Direktorat Pembelajaran telah menyiapkan sebanyak 44 matakuliah yang terdiri dari 1.052 Modul pembelajaran yang akan diunggah kedalam system pembelajaran daring (SPADA) Indonesia sebagai Massive Open Online Course (MOOCs).

Bagikan Berita ini

Berita Lainnya